Rabu, 16 Desember 2009

Praktik Perangkat Lunak Aplikasi: Microsoft Word

Pengertian Menu dan Ikon/Shortcut
a. Menu
Program berbasis Graffica/ UserInterfice (GUI) memungkinkan mengeluarkan perintah dengan memilih menu. Menu mengelompokkan perintah-perintah yang berhubungan. Sebagai contoh menu File pada Microsoft Word berisi perintah open, save, print dokumen, dan ada beberapa perintah yang dikelompokan dalam menu File.

b. Icon Shortcut
Ikon/shortcut adalah gambar yang merepresentasikan objek pada komputer, seperti ikon Ms. Woi Excel, dan lain-lain yang ada pada layar dekstop. Kita mengklik ikon untuk mengaktifkannya. Seperti c kita ingin mengaktifkan program Ms. Word maka kita tinggal double klik ikon Ms. Word yang ada di c maka program Ms. Word siap digunakan.

Praktik program Aplikasi Microsoft Word
Microsoft Word atau populer dengan istilah MS-Word merupakan program aplikasi pengolah kata (word Prosesor) yang banyak dipilih oleh pengguna komputer.

a. Memulai Word
Word baru dapat dijalankan apabila sistem operasi windows telah kita aktifkan.
Tampilan Micsoroft Word

b. Elemen Jendela Word
Setelah Word kita aktifkan, maka akan tampil layar kosong dengan nama Document 1, seperti berikut.
Tampilan Element Micsoroft Word

3. Menu Bar Word.
Menu Bar, berisi daftar menu yang dapat kita gunakan, dimana menu ini mempunyai sub menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya.
Menu Bar pada Microsoft Word

Misalnya Menu File, maka sub menu-nya berisi segala hal yang berkaitan dengan file, begitu juga dengan menu yang lainnya. Standarnya menu ini terdiri atas Menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Windows dan Help tapi daftar menu juga dapat kita tambahkan sesuai dengan keperluan kita. Menu ini dapat kita pilih dengan cara meng-klik nama menu atau dengan tombol Alternate (ALT)+huruf yang bergaris bawah pada menu secara bersamaan. Misal kita akan mengaktifkan menu file maka kliklah menu tersebut atau dengan menekan tombol ALT+F (tekan secara bersamaan).

1) Toolbar Standar
Merupakan kumpulan icon-icon standar yang disediakan oleh Word secara otomatis. Walaupun begitu icon dari toolbar ini juga dapat kita tambah atau dikurangi sesuai keperluan. Default dari toolbar ini terdiri atas icon sebagai berikut.
Gambar Toolbar Standart Microsoft Word

Untuk mengetahui nama dari icon-icon tersebut dapat dilakukan dengan mengarahkan pointer mouse pada icon yang dituju, tunggu sesaat sehinggan tampil nama dari icon tersebut. Misalnya kita arahkan pointer mouse pada icon yang bergambar printer, maka akan keluar informasi nama dari icon tersebut. Lihat gambar.
Toolba Printer Microsoft Word

2) Toolbar Formatting
Termasuk toolbar default yang disediakan oleh Word . Toolbar ini berisi kumpulan icon-icon yang berfungsi dalam pemformatan pada Word .
Toolbar Formating Microsoft Word

3) Ruler
Bagian ini berfungsi sebagai alat bantu dalam penentuan margin (batas) dari lembar kerja. Apakah batas kiri, kanan, paragraph dan lain lain. Ruler ini dapat kita atur ukurannya, apakah centimeter, inchi, millimeter, points atau pica. Untuk menentukan ukuran ini dapat dilakukan dengan cara : Klik menu tool, lalu klik Options pada kotak dialog option klik general pada kotak pilihan measurement units tentukan jenis pengukuran yang diinginkan, lalu klik OK.

4) Scrollbar
Berfungsi untuk menggeser layar kerja. Jika menggeser layar kerja ke kiri atau ke kanan gunakan horizontal scroll bar, atau menggeser layar kerja ke atas dan ke bawah gunakan vertical scroll bar.

d. Mengakhiri Word
Jika Anda telah selesai bekerja dengan word, Anda dapat mengakhirinya dengan menggunakan langkah berikut ;
1) Simpan terlebih dahulu lembar kerja Anda.
2) Kemudian pilih salah satu langkah untuk mengakhiri penggunaan word berikut ini ;
a) Pilih dan klik File, Exit, atau
b) Klil tombol Close (X) yang berada pada pojok kanan atas jendela Word, atau
c) Klik ganda icon kontrol menu yang berada pada pojok kiri atas jendela, atau
d) Tekan tombol Alt+F4
3) tunggu sampai jendela Word ditutup.

Kamis, 19 November 2009


MODIF MANIA

Belum punya dana untuk memodifikasi mobil? Jangan khawatir, modifikasi yang satu ini tidak perlu dana kok. Pasalnya, Anda hanya mengubah tampilan fotonya, alias memodifikasi secara virtual foto mobil kesayangan Anda. Apa pun bisa dimodifikasi, mirip-mirip tayangan modifikasi mobil gratis yang ada di MTV. Ya, inilah cara ber-Pimp My Ride ala Photoshop CS3.

Bagaimana melakukannya? Ikuti saja langkah-langkah ini.

1. Potretlah mobil Anda dari sudut pandang yang menurut Anda paling oke. Setelah selesai, transfer gambar tersebut ke PC dan buka di Photoshop. Kemudian lakukan modifikasi awal dengan mengganti warna kendaraan. Mula-mula, seleksi area bodi mobil. Klik [Pen Tool] di toolbox. Lakukan seleksi dengan membuat outline bodi mobil sampai tuntas. Setelah selesai, buatlah outline lagi untuk area yang tidak “dicat” seperti kaca, lampu, dan sebagainya.

2. Klik tab [Paths]. Klik-tarik layer path untuk outline mobil yang telah dibuat ke arah icon kertas di bawah palette agar path tersimpan. Klik icon [Load path as selection] ber-icon lingkaran bergaris putus-putus di bawah panel. Path di badan mobil akan berubah menjadi garis putus-putus.

3. Klik tab [Layer], lalu buat layer baru dengan menekan [Shift] + [Ctrl] + [N] di kibor. Klik [OK] pada boks yang muncul. Pada tahap ini, Anda bisa mulai mewarnai. Misalkan Anda ingin membuat gradasi dua warna. Pilih dulu kombinasi warna yang diinginkan di kotak Background dan Foreground color dalam toolbox.

4. Klik [Gradient Tool], lalu pilih modus [Foreground to Background] dari menu drop-down Gradient di toolbar. Pastikan layer baru terpilih. Selanjutnya, klik-tarik pointer mengikuti garis bodi mobil sehingga muncul warna gradasi yang dikehendaki.

5. Masih pada layer cat baru, ubahlah modus blending layer tersebut menjadi [Linear Light] agar warna baru terlihat menyatu ke bodi. Kurangi persentasi opacity agar detail mobil tetap kentara.

6. Jika ada bagian yang seharusnya tidak terkena cat tetapi tertimpa warna baru, klik icon [Add layer mask] di bagian bawah panel layers. Pastikan warna hitam dan putih terpilih pada kotak Background dan Foreground color. Klik [Brush Tool], lalu buang warna di area yang diinginkan.

7. Tambahkan beberapa detail atau pernak-pernik jika suka pada mobil. Misalnya gambar pola yang Anda gandrungi untuk bagian kap mobil. Masukkan gambar sebagai layer baru dengan mengklik [File] > [Place...]. Cari dan klik foto yang hendah dipakai pada boks yang muncul, lalu klik [Place]. Gambar akan muncul sebagai layer baru. Tekan [Enter], lalu klik kanan layer gambar, dan pilih [Rasterize Layer].

8. Agar gambar logo tersebut rata dengan kap mobil, Anda harus mendistorsi bentuknya. Tekan [Ctrl] + [T]. Klik-kanan gambar, lalu pilih [Distort]. Selanjutnya, tarik sudut-sudut gambar untuk menyesuaikan area bodi yang akan dipasangi gambar. Jika sudah pas, tekan [Enter]. Ganti blending mode pada layer gambar menjadi [Multiply] dan turunkan opacity-nya. Cobalah dengan menambahkan logo lainnya.

9. Tambahkan lampu di bawah bodi mobil. Caranya, buat layer baru. Klik [Brush Tool], pilih warna di kotak Foreground color, lalu pulaskan di bagian bawah kendaraan. Agar terlihat berpendar, klik [Filter] [Blur] [Gaussian Blur...]. Atur slider “Radius” sampai mendapatkan pendaran lampu yang pas. Jika sudah beres, klik [OK]. Gunakan mask layer untuk menghapus pendar lampu yang berlebihan.

Sumber: PCplus